Terminologi Tekanan Darah Normal Pada Manusia

Apakah Anda termasuk orang yang memiliki tekanan darah normal ? ataukah Anda memiliki tekanan darah abnormal ? Dalam dunia medis dikenal dengan 3 macam status tekanan darah seseorang, ketika status tersebut secara berurutan adalah tekanan darah tinggi, normal dan rendah. Tekanan darah tinggi dan rendah termasuk dalam kasus abnormal sehingga Anda perlu memeriksakan diri ke dokter agar bisa mengetahui langkah-langkah yang diperlukan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tekanan darah merupakan salah satu ukuran yang digunakan oleh tim medis untuk mengecek kondisi kardiovaskular seseorang. Kondisi kardiovaskular ini berkaitan dengan sirkulasi darah yang mencerminkan kesehatan jantung manusia. Oleh karena itu pengecekan tekanan darah dijadikan sebagai salah satu tes yang pertama kali dilakukan saat orang sedang sakit, terlebih berkaitan dengan kesehatan jantung dan penyakit yang berkaitan dengan darah.

Cek tekanan darah normal

Cek tekanan darah

Apa Itu Tekanan Darah?

Untuk mengetahui tingkatan darah manusia apakah termasuk dalam kategori tekanan darah normal, tinggi maupun rendah, ada baiknya jika kita pelajari apa sih tekanan darah itu. Tekanan darah adalah suatu ukuran yang menggambarkan kinerja jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung bertanggung jawab untuk setiap distribusi darah yang mengandung oksigen dalam aliran darah. Tim medis akan mengetahui setiap denyut jantung yang dilakukan untuk mendorong darah melalui pembuluh darah ke setiap organ tubuh manusia. Tim medis juga akan mengetahui apakah seseorang memiliki tekanan yang terlalu tinggi atau tekanan yang terlalu rendah yang dilakukan oleh jantung.

Tekanan yang terlalu tinggi akan menyebabkan kerusakan fungsi jantung, begitu juga dengan pembuluh darah yang selalui dilewati oleh aliran darah. Sedangkan tekanan yang terlalu rendah membuat distribusi oksigen tidak menyeluruh ke sel-sel organ tubuh sehingga badan terasa lemah dan pucat.

Terminologi  Tekanan Darah

Saat memeriksakan tekanan darah, biasanya tim medis akan menyebutkan dua angka yang dipisah menggunakan garis mirin (/). Itu adalah dua set angka yang menunjukan tekanan sistolik dan tekanan diastolik yang menggunakan satuan mmHg atau millimeter merkuri. Tekanan sistolik adalah ukuran yang menyatakan tekanan ketika jantung sedang memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan tekanan diastolik adalah ukuran tekanan saat jeda jantung berkontraksi / kondisi jantung beristirahat diantara kontraksi memompa darah.

Contoh pembacaan angka tekanan darah normal seseorang (120/80), Angka 120 menunjukan tekanan sistolik, yaitu saat jantung berdenyut memompa darah keseluruh tubuh, sedangkan angka 80 adalah angka diastolik saat jeda antar kontraksi / kondisi jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa darah.

Tekanan Darah Yang Normal

Mungkin saat ini Anda belum tahun berapa sih tekanan darah normal ? Tim medis sepakat untuk menggunakan angka 120/80 mm Hg sebagai angka tekanan darah yang normal. Kebanyakan angka sistolik menjadi concern utama saat melakukan tes tekanan darah, namun kedua angka baik sistolik dan diastolic sangat penting untuk tetap dijaga kestabilannya.

Seseorang dikatakan memiliki tekanan darah tinggi ketika tes menunjukkan angka lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg. Kondisi tekanan darah tinggi sering disebut dengan hipertensi. Hipertensi merupakan penyebab terjadinya serangan jantung, stroke, masalah penglihatan dan kerusakan ginjal.

Seseorang dikatakan memiliki tekanan darah rendah jika memiliki angka tekanan darah dibawah 90/60 mm Hg. Kondisi ini sering disebut dengan hipotensi yang sering ditandai dengan gejala pusing, sering pingsan, mudah lelah, pernapasan dangkal dan memiliki kulit lembab / dingin.

Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Darah Normal

Melakukan tes tekanan darah yang paling efektif adalah secara berulang dan konsisten untuk memperoleh hasil yang paling nyata. Tekanan darah bisa sangat fluktuatif sesuai dengan tingkat kesehatan dan kebugaran manusia. Tekanan darah biasanya akan meningkat ketika cemas, stress atau setelah melakukan olahraga berat. Tekanan darah kemudian bisa tutun setelah tidur atau saat beristirahat.

Tekanan darah dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya : usia, gender, etnis dan kebugaran fisik.  Orang dengan usia diatas 55 tahun lebih mudah memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan orang yang masih muda, kemudian laki-laki lebih beresiko hipertensi dibandingkan wanita meskipun setelah menopause resikonya sama. Obesitas dan gaya hidup yang tidak sehat juga bisa menjadi faktor yang meningkatkan tekanan darah manusia. Tingginya kolesterol juga bisa membuat resiko tekanan darah tinggi.

Menjaga Tekanan Darah normal

Untuk menjaga agar tekanan darah normal, kita perlu membiasakan untuk hidup dengan gaya hidup yang sehat. Olahraga rutin bisa menjadi pilihan kita untuk segera memulai menjaga tekanan darah. Pemilihan makanan juga berperan dalam menjaga agar tekanan darah ada di level normal. Kurangi garam serta memperbanyak konsumsi buah dan sayuran akan sangat membantu.

Menurut The American Heart Association, kita juga bisa menjaga tekanan darah dengan mengelola pikiran kita agar tidak mudah stress dan tentu saja mengurangi alcohol menjadi jalan efektif agar kita tidak memperburuk darah kita.

Tekanan darah perlu kita jaga, bagaimanapun juga tekanan darah berkaitan dengan jantung yang menjadi organ paling penting dalam kehidupan manusia. Mulailah untuk melakukan perbaikan dalam hidup Anda sesuai rekomendasi diatas. Jika Anda sudah melakukannya namun masih memiliki tekanan darah abnormal, maka segeralah menghubungi dokter. Semoga artikel mengenai terminologi tekanan darah normal ini bermanfaat bagi seluruh pengunjung blog ini.