Ternyata Ciri-Ciri Penyakit Tipes Telah Teridentifikasi

Berbicara mengenai tipes, ada beberapa hal yang kadang masih rancu mengenai penyakit ini karena tidak semua orang mengetahui ciri-ciri penyakit tipes. Rancu yang kami maksud disini adalah kondisi dimana seseorang kadang salah mengartikan bahwa demam awal tipes sering dianggap dengan demam biasa, atau seringkali tidak bisa membedakan antara tipes atau demam berdarah karena keduanya memiliki gejala yang hampir sama. Penyakit ini seringkali terjadi pada daerah dengan tingkat sanitasi yang kurang baik. Kondisi lingkungan sangatlah berpengaruh terhadap terjadinya tipes, biasanya yang lingkungan tempat tinggalnya kurang memenuhi persyaratan / memang memiliki sanitasi yang jelek memicu terjadi kasus tipes.

Menurut beberapa literatur dalam dunia kesehatan, bakteri menjadi aktor utama dibalik terjadinya kasus penyakit tipes. Bakteri penyebab penyakit tipes adalah bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini sangat aktif pada daerah-daerah kumuh dan daerah yang kurang terjaga kebersihannya, bahkan bakteri ini bisa masuk kedalam tubuh manusia melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi dengan bakteri Salmonella typhi.

ciri-ciri penyakit tipes

pasien penyakit tipes

Berikut Ini Ciri-Ciri Penyakit Tipes Secara Umum

Pada awalnya akan sulit sekali mengetahui apakah seseorang terkena infeksi bakteri Salmonella atau tidak. Bahkan tim dokterpun perlu memerlukan pengecekan untuk beberapa hari untuk memastikan apakah pasien tersebut terkena penyakit tipes atau penyakit lainnya. Hal ini sebenarnya merupakan kejadian yang wajar karena tanda-tanda penyakit tipes baru terasa setelah 12 jam atau 3 hari setelah bakteri salmonella masuk ke dalam tubuh.

1. Sakit Diare
Sakit Diare merupakan salah satu ciri-ciri penyakit tipes pada tahap awal kasus penyakit ini. Seseorang akan merasakan mulas pada perut yang mengakibatkan aktivitasnya terganggu karena harus bolak-balik ke kamar mandi. Sebenarnya dokter juga perlu melakukan tes laboratorium untuk memastikan bahwa sakit diare tersebut merupakan gejala awal penyakit tipes atau memang karena diare biasa. Tes laboratorium biasanya dilakukan dengan menguji sampel tinja untuk memastikan apakah bakteri salmonella masuk pada sistem pencernaan tubuh pasien atau tidak. Jadi kesimpulan dini yang bisa kita dapatkan adalah, jangan sekali-kali menganggap remeh diare yang terjadi. Lebih baik anda segera memeriksakan diri anda untuk memastikan apakah itu tanda-tanda penyakit tipes atau memang hanya diare biasa.

2. Mengalami Demam
Ciri-ciri penyakit tipes selanjutnya adalah pasien tersebut demam tinggi dengan suhu diatas 102 derajat. Demam tinggi tentu saja bukan hal yang biasa, orang yang mengalami gejala awal penyakit tipes biasanya akan merasakan sesuatu yang tidak mengenakkan dikepalanya. Suhu pasienpun terkadang naik drastis sehingga membuat badan menjadi lemas. Apabila anda mengalami demam secara mendadak setelah melakukan perjalanan keluar dan suuhu badan anda naik drastis, lebih baik anda memeriksakan diri anda melalui tes laboratorium untuk menguji apakah anda terinfeksi bakteri salmonella atau tidak.

3. Ciri-Ciri Penyakit Tipes Pada Anak
Anak kecil mungkin menjadi orang yang mudah terserang bakteri ini, baik karena lingkungan atau karena aktivitasnya yang biasanya masih suka kotor-kotoran dan jajan sembarangan. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh situs Mayo Clinic, tanda-tanda penyakit tipes pada anak biasanya anak menjadi menggigil dan mengigau karena rasa kebingungan, sakit kepala, demam tinggi, badannya lemah, bintik-bintik di dada dan sambelit. Apabila anda anda mengalami gejala seperti itu mungkin anda bisa melakukan upaya untuk memeriksakan lebih dini agar tidak terlambat / kasep.

Baca juga : Gejala penyakit tipes pada orang dewasa

Bahaya Penyakit Tipes

Penyakit tipes tidak bisa dipelekan begitu saja. Menurut data dari WHO, penyakit ini telah menyebabkan setidaknya 600.000 kematian per tahun di seluruh dunia. Itulah mengapa mengetahui ciri-ciri penyakit tipes sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut ini beberapa kerugian yang bisa ditimbulkan oleh tipes:

1. Perdarahan gastrointestinal
Anda bisa mengenali terjadinya pendarahan gastrointestinal apabila anda mengetahui bahwa ada bercak darah yang terbawa pada tinja anda setelah buang air besar. 10 hingga 20 persen pasien tipes biasanya mengalami hal ini, meskipun pasien dengan pendarahan berat hanya terjadi sekitar 2 persen saja. Pendarahan gastrointestinal terjadi karena adanya penurunan tekanan darah dan shock yang membuat disertai pendarahan hebat. Pendarahan gastrointestinal ini memiliki resiko kematian 25 persen bila tidak ditangani dengan baik.

2. Perforasi pada usus
Perforasi usus biasanya terjadi ketika ada lubang kecil pada usus dan berkembang yang kemudian menyebabkan kebocoran. Perforasi usus ditandai dengan rasa nyeri pada perut. tekanan darah menurun, mual, muntah dan peningkatan detak jantung yang mendadak. Perforasi usus merupakan tahap yang membahayakan, perlu adanya bedah perforasi untuk menyelamatkan nyawa pasien.

3. Komplikasi neurologis
Penyakit tipes juga sangat berbahaya bagi sistem saraf manusia. Penyakit ini bisa membuat perubahan status mental yang kadang membuat kejang dan gejala meningitis. Infeksi bakteri salmonella ini telah membuat peradangan pada cairan dan sistem membran dalam saraf manusia. Itulah mengapa pada gejala awal pasien akan mengalami sakit kepala yang berat dan membuatnya seperti orang depresi.

4. Penyakit tipes kambuh
Bahaya selanjutnya dari penyakit tipes adalah kejadian kambuh. Ada 8 hingga 10 persen kasus pasien yang tidak ditangani secara tuntas bisa mengalami kambuh 2 minggu setelah pumulihan awal. Kambuhnya penyakit tipes ini memang tidak begitu parah dibandingkan sebelumnya, namun itu akan cukup menggangu aktifitas anda.

5. Memicu KLB
Perlu diingat bahwa bakteri salmonella itu sangat aktif sehingga kejadian tipes disuatu tempat bisa menimbulkan beberapa kasus penyakit di lingkungan sekitar hingga akhirnya mencapai tingkatan kejadian luar biasa atau yang biasa disebut KLB. Jika anda bertanya apakah penyakit tipes menular ? jawabannya bisa iya, karena urin dan tinja atau hal-hal lain yang bisa menularkan infeksi penyakit ini pada orang lain terutama orang terdekat.

6. Komplikasi lain
Meskipun tidak semua orang mengalami tingkatan komplikasi ini, ada beberapa orang yang menderita tipes hingga akhirnya mengalami komplikasi lain seperti radang pankreas, hepatitis, kelainan darah, pneumonia, dan infeksi ginjal.

Artikel terkait : Demam berdarah pada anak

Makanan Untuk Orang Penyakit Tipes

Setelah anda mengetahui ciri-ciri penyakit tipes, alangkah baiknya anda dengan sigap membantu tubuh anda dengan asupan yang memang berperan dalam melawan bakteri salmonella. Menurut situs Mayo Clinic, anda bisa menggunakan makanan dengan kalori tinggi agar kondisi badan anda tetap fit. Contoh makanan yang mengandung kalori tinggi adalah pasta, kentang, nasi putih, pisang, roti putih dan jus buah. Perlu anda ketahui juga bahwa pada saat tersebut usahakan jangan mengkonsumsi makanan yang memiliki serat tinggi. Makanan dengan serat tinggi sulit untuk dicerna sehingga bisa menimbulkan iritasi pada usus anda yang pada saat itu memang sudah mengalami peradangan.

Selanjutnya anda wajib menambahkan asupan cairan yang kaya akan mineral. Air putih sangat cocok untuk anda konsumsi setidaknya enam hingga delapan gelas per hari. Pada saat sedang tipes, pasien akan sering buang air besar disertai dengan keluarnya banyak cairan dalam tubuh pasien sehingga perlu sekali untuk mengembalikan sejumlah cairan yang keluar dari tubuh pasien agar tidak dehidrasi. Contoh lain yang juga bagus untuk asupan saat tipes adalah memanfaatkan kaldu ayam / kuah yang ada di sayuran dan tentu saja jus buah.

Mencegah Penyakit Tipes
Meskipun sudah banyak antibiotik yang efeketif untuk penyakit tipes, bagaimanapun juga mencegah lebih baik daripada mengobati. Anda bisa membiasakan diri anda untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi. Contoh tindakan pencegahan penyakit tipes adalah mencuci buah dan sayuran dengan air bersih sebelum diolah, kemudian mencucu tangan sebelum makan, dan jangan asal beli makanan di jalan.

Jika anda tipe orang yang suka travelling, anda wajib mengetahui bagaimana kondisi sanitasi pada tempat tujuan anda. Memang sulit untuk melakukan hal ini, namun anda harus mempersiapkan diri apabila nantinya tempat yang anda kunjungi tersebut ternyata tidak memiliki fasilitas sanitasi yang baik.

Sedikit Renungan :
Selama ini kadang kita cuek terhadap kondisi lingkungan sekitar dan agak acuh terhadap ciri-ciri penyakit tipes yang telah saya sebutkan diatas. Semoga dengan pengetahuan mengenai penyakit tipes ini kita bisa menjaga kesehatan diri kita lebih baik lagi dibandingkan dengan sebelumnya.